Teori Penggerak Perubahan Pendidikan - Bagian 2

Bagaimana tahapan pada Teori Penggerak Perubahan Pendidikan? Penggerak perubahan akan mengalami tahapan respon dari masyarakat yaitu:

Diabaikan. Ide dan praktik baru yang dilakukan penggerak perubahan akan diabaikan, tidak diperhatikan oleh hampir seluruh masyarakat. Masyarakat menganggap tidak penting untuk direspon dan memperkirakan sebagai sesuatu yang bersifat sesaat.

Apa yang harus dilakukan penggerak perubahan?

A. Mempercepat penerapan ide dan praktik baru. Cepat mencoba, cepat gagal, cepat diperbaiki, sampai berhasil

B. Mendokumentasikan penerapan ide dan praktik baru, mulai cara, manfaat hingga testimoni pihak yang mendapatkan manfaatnya.


Ditertawakan. Ide dan praktik baru yang dilakukan penggerak perubahan ditertawakan. Masyarakat sudah mulai memberi perhatian terhadap ide dan praktik baru tapi memandangnya sebagai sesuatu yang tidak umum, aneh dan menggelikan.

Apa yang harus dilakukan penggerak perubahan?

A. Mengabaikan respon ditertawakan. Tetap tenang, tersenyum dan tidak perlu menanggapi.

B. Mencari pengikut pertama dari kalangan Pengadopsi Awal dan Mayoritas Awal.

C. Membagikan cerita praktik baik dari penerapan ide dan praktik baru kepada pengikut pertama.

D. Membantu melalui pembelajaran dan pendampingan pengikut pertama untuk menerapkan ide dan praktik baru dengan penuh kesabaran karena kemungkinan rute dan ritme belajarnya berbeda.

E. Mempromosikan penerapan ide dan praktik baru yang dilakukan pengikut pertama di berbagai kesempatan


Dikritik. Ide dan praktik baru yang dilakukan penggerak perubahan dikritik. Masyarakat sudah semakin perhatian terhadap ide dan praktik baru tapi masih dipandang dari sudut pandang lama. Kehadiran ide dan praktik baru dianggap sebagai ancaman.

Apa yang harus dilakukan penggerak perubahan?

Ada dua pilihan yang bisa dipilih: menghadapi kritikan atau memperbanyak barisan. 

Kalau menghadapi kritikan,

A. Menyiapkan bukti keberhasilan ide dan praktik baru dalam bentuk contoh maupun bukti riset

B. Memahami sudut pandang yang melandasi kritik dan bangun argumentasi yang mematahkan sudut

pandang tersebut.

C. Memilih momen yang tepat untuk menghadapi kritikan. Usahakan di area yang netral dan disaksikan banyak orang.

D. Menghadapi kritik bukan untuk menghancurkan kritikus, tapi untuk meyakinkan. Karena itu, penting

bersiap dan memberi ruang kompromi bersama.

Kalau memperbanyak barisan,

A. Menggunakan kritik untuk mengedukasi pengikut pertama tentang manfaat ide dan praktik baru

B. Menggunakan kritik untuk mengidentifikasi orang yang berseberangan dengan kritik tersebut. Mereka bisa diajak untuk bergabung dengan pengikut pertama.

C. Memfasilitasi pengikut pertama untuk mengajak kalangan Mayoritas Awal untuk menerapkan ide dan praktik baru

D. Membuat atau mencari program pelatihan yang bisa mendidik banyak orang menerapkan ide dan praktik baru


Diterima. Ide dan praktik baru yang dilakukan penggerak perubahan diterima. Masyarakat sudah memahami penjelasan dan meyakini manfaat dari ide dan praktik baru. Ide dan praktik baru dipelajari dan praktik baiknya dibagikan.

Apa yang harus dilakukan penggerak perubahan?

A. Menyiapkan pengikut pertama untuk melatih kalangan Mayoritas Awal menerapkan ide dan praktik baru

B. Melaksanakan program pelatihan yang bisa mendidik banyak orang menerapkan ide dan praktik baru


Dikutip dari modul Pelatihan Pemimpin Merdeka Belajar (Ebook 2 - Teori Penggerak Perubahan Pendidikan).

Post a Comment

0 Comments